RADAR MAHULU — Musim kemarau yang memicu penurunan debit air dan tersendatnya jalur distribusi logistik di wilayah hulu Mahakam direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu.
Sebagai penanganan darurat kelangkaan kebutuhan pokok, pemda menyalurkan sekitar 16 ton pasokan sembako terjangkau untuk warga di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, mengonfirmasi bahwa pengiriman logistik ini menggunakan skema gabungan antara pasokan Pemprov Kalimantan Timur dan stok Pemkab Mahulu. Pengiriman pasokan pangan dilakukan secara bertahap.
“Meskipun logistik yang sampai baru mencapai sekitar 9,7 ton dari provinsi, kita patut bersyukur distribusi ke Hulu Mahakam sudah bisa bergerak,” kata Angela.
Strategi penyaluran dibagi melalui dua program intervensi harga, yaitu Gerakan Pangan Murah yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Operasi Pasar Murah dari Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam.
Penyaluran diawali dengan program GPM DKPP yang menyasar kawasan Long Pahangai. Sementara itu, pasokan lanjutan untuk penyaluran OPM Ekosda dijadwalkan meluncur ke Long Apari. Pasokan pelengkap GPM dipastikan tiba bertahap guna memastikan ketercukupan stok pangan warga.
Tantangan utama distribusi pasokan ini terletak pada melonjaknya biaya logistik akibat pendangkalan alur Sungai Mahakam.
Menanggapi kendala ongkos angkut tersebut, Pemkab Mahulu menegaskan kesiapan untuk memaksimalkan kendaraan operasional dinas hingga mengalokasikan subsidi biaya transportasi dari dana anggaran daerah.
Selain intervensi pangan murah, Pemkab Mahulu berencana mengusulkan pencairan Cadangan Pangan Pemerintah tambahan demi mengantisipasi dampak kemarau yang berkepanjangan di kawasan perbatasan. (*ed/sb)
Disclaimer: Semua hak cipta atas isi berita dan foto di atas dilindungi undang-undang. Dilarang keras menyalin, memperbanyak, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita dan foto untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi Radar Mahulu.
Informasi yang disajikan dalam artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Radar Mahulu berupaya menyajikan data seakurat mungkin, namun kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau konsekuensi yang timbul akibat penggunaan informasi tersebut. Kami menyarankan pembaca untuk selalu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi yang bersifat krusial atau teknis.
Punya info menarik atau peristiwa di sekitar Anda? Hubungi tim redaksi kami melalui email ke: redaksi@radarmahulu.id atau kirim pesan melalui media sosial resmi Radar Mahulu. Ikuti terus informasi terkini seputar Mahakam Ulu hanya di Radar Mahulu.



Komentar