RADAR MAHULU — Perjalanan menggunakan transportasi air di Sungai Mahakam menuju Samarinda diwarnai insiden meresahkan. Seorang perempuan berusia 20 tahun asal Kutai Barat berinisial R mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika menggunakan fasilitas umum di atas kapal.
Peristiwa bermula saat korban tengah berada di dalam toilet kapal. Secara mengejutkan, sebuah kamera ponsel muncul dari sela-sela ventilasi pintu saat korban beraktivitas di dalamnya.
Menghadapi situasi tersebut, korban langsung bertindak cepat dengan merampas ponsel pelaku dan merekamnya sebagai barang bukti.
Tindakan spontan ini memicu keributan di dalam kapal dan menarik perhatian penumpang lain, hingga akhirnya kru kapal turun tangan untuk mengamankan perangkat milik terduga pelaku yang berusia 19 tahun.
Setibanya di Pelabuhan Sungai Kunjang, pihak keluarga pelaku menyampaikan permohonan maaf serta mengeklaim bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
Menanggapi kejadian ini, korban berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pengingat bagi masyarakat luas, khususnya kaum perempuan, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat memanfaatkan fasilitas umum di transportasi publik. (*ed/sb)
Disclaimer: Semua hak cipta atas isi berita dan foto di atas dilindungi undang-undang. Dilarang keras menyalin, memperbanyak, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita dan foto untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi Radar Mahulu.
Informasi yang disajikan dalam artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Radar Mahulu berupaya menyajikan data seakurat mungkin, namun kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau konsekuensi yang timbul akibat penggunaan informasi tersebut. Kami menyarankan pembaca untuk selalu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi yang bersifat krusial atau teknis.
Punya info menarik atau peristiwa di sekitar Anda? Hubungi tim redaksi kami melalui email ke: redaksi@radarmahulu.id atau kirim pesan melalui media sosial resmi Radar Mahulu. Ikuti terus informasi terkini seputar Mahakam Ulu hanya di Radar Mahulu.



Komentar