Ikuti akun Media Sosial kami
Mahakam Ulu
Beranda / Mahakam Ulu / Pasar Murah di Tiong Ohang, Warga Harap Distribusi Lebih Merata

Pasar Murah di Tiong Ohang, Warga Harap Distribusi Lebih Merata

Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dalam operasi pasar murah di Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, Selasa (25/8/2026). (Foto: Istimewa)

RADAR MAHULU — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menggelar operasi pasar murah di Kantor Kepala Desa Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan akibat kemarau panjang yang menghambat transportasi sungai dan meningkatkan biaya angkut logistik.

Operasi pasar murah itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat. Warga mengaku terbantu dengan adanya penjualan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah tingginya harga sejumlah komoditas pangan di pasaran.

Namun, pelaksanaan di lapangan masih menyisakan sejumlah catatan. Warga mengeluhkan antrean yang berlangsung hingga berjam-jam, stok barang yang cepat habis, serta sistem penjualan yang dinilai belum sepenuhnya menjangkau masyarakat dari kampung-kampung sekitar.

Maria, warga Kampung Long Penaneh 3, mengatakan sejumlah warga sempat mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, sebagian warga harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk datang ke lokasi pasar murah, tetapi tidak mendapatkan barang karena stok telah habis.

Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat, Ini Imbauan Penting Wabup Mahulu

“Eh, puji Tuhan ada pasar murah ini. Kami sangat terbantu betul karena harga barang lagi ndak ngotak. Tapi ya itu, antreannya lama betul dan barangnya juga cepat sekali habis sampai yang datang belakangan cuma bisa gigit jari. Tadi itu banyak sekali orang yang ngomel-ngomel karena sudah jauh-jauh datang tapi malah kehabisan. Kalau bisa itu, pegawai-pegawai tidak usah lah ikutan ngantri, kasihan kami yang bukan pegawai ini. Jadi, ke depannya tolonglah dibagi langsung ke tiap-tiap kampung pakai data Kartu Keluarga saja supaya adil dan kami tidak perlu berdesak-desakan lagi,” ungkap Maria saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon.

Ia berharap mekanisme distribusi pada pelaksanaan pasar murah berikutnya dapat mempertimbangkan kondisi masyarakat yang datang dari kampung-kampung dengan jarak tempuh cukup jauh.

Distribusi berbasis data Kartu Keluarga, menurutnya, dapat menjadi salah satu opsi agar bantuan pangan menjangkau masyarakat secara lebih merata. (*ed/sb)

Disclaimer: Semua hak cipta atas isi berita dan foto di atas dilindungi undang-undang. Dilarang keras menyalin, memperbanyak, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita dan foto untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi Radar Mahulu.

Informasi yang disajikan dalam artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Radar Mahulu berupaya menyajikan data seakurat mungkin, namun kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau konsekuensi yang timbul akibat penggunaan informasi tersebut. Kami menyarankan pembaca untuk selalu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi yang bersifat krusial atau teknis.

Kalimantan Timur Memanggil: Forum TBM Siapkan Temu Pegiat TBM Nasional 2026

Punya info menarik atau peristiwa di sekitar Anda? Hubungi tim redaksi kami melalui email ke: redaksi@radarmahulu.id atau kirim pesan melalui media sosial resmi Radar Mahulu. Ikuti terus informasi terkini seputar Mahakam Ulu hanya di Radar Mahulu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×