RADAR MAHULU – Seorang staf di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berinisial MFA (24) kini harus berurusan dengan hukum.
Pria tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga sengaja membakar ruang rapat kantor tempatnya bekerja pada Selasa (11/8/2026).
Aksi nekat yang dilakukan MFA dipicu oleh kekesalan akibat sering diolok-olok oleh rekan kerjanya dengan cara menjadikan fotonya sebagai sticker WhatsApp.
Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang, membenarkan bahwa motif utama tersangka adalah akumulasi kekesalan akibat perundungan yang terus-menerus terjadi.
“Dia sering di-bully. Mungkin kemarahannya memuncak pada kejadian terakhir, tepat sehari sebelum pembakaran, ketika foto dirinya kembali dijadikan bahan candaan,” ujar Elnath, Rabu (12/8/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa pembakaran terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 07.20 Wita di lantai tiga gedung Diskominfo Kukar. MFA diduga telah merencanakan aksinya dengan menyiapkan bahan bakar jenis Pertalite sebanyak 30 hingga 40 liter.
Tersangka masuk ke ruang rapat dan menyiramkan bensin ke area belakang pintu sebelum menyulutnya dengan korek api. Setelah api berkobar, MFA terlihat berlari menuruni tangga dan sempat menekan tombol alarm darurat di depan ruangan lainnya.
Beruntung, api segera dapat dikuasai oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 08.30 Wita sehingga tidak menjalar ke seluruh bagian gedung. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, meski ruang rapat mengalami kerusakan cukup parah.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan perundungan ini tidak melibatkan seluruh pegawai di instansi tersebut, melainkan hanya dilakukan oleh oknum tertentu. Saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan apakah aksi tersebut memang direncanakan untuk menghanguskan seluruh gedung atau hanya menyasar ruangan tertentu sebagai pelampiasan. (*ed/trh)
Disclaimer: Semua hak cipta atas isi berita dan foto di atas dilindungi undang-undang. Dilarang keras menyalin, memperbanyak, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita dan foto untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi Radar Mahulu.
Informasi yang disajikan dalam artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Radar Mahulu berupaya menyajikan data seakurat mungkin, namun kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau konsekuensi yang timbul akibat penggunaan informasi tersebut. Kami menyarankan pembaca untuk selalu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi yang bersifat krusial atau teknis.
Punya info menarik atau peristiwa di sekitar Anda? Hubungi tim redaksi kami melalui email ke: redaksi@radarmahulu.id atau kirim pesan melalui media sosial resmi Radar Mahulu. Ikuti terus informasi terkini seputar Mahakam Ulu hanya di Radar Mahulu.



Komentar