UJOH BILANG — Surutnya debit air Sungai Mahakam kembali menghadirkan fenomena tahunan yang dinantikan warga Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu.
Saat permukaan air menyusut, hamparan bebatuan kerikil dan pasir yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai karangan muncul ke permukaan.
Area yang biasanya terendam arus sungai itu pun berubah menjadi ruang terbuka yang dimanfaatkan warga untuk bersantai dan berkumpul.
Menjelang sore hingga matahari terbenam, kawasan ini dipadati warga dari berbagai kalangan. Anak-anak bermain air dan berlarian di tepian sungai, sementara orang dewasa menikmati suasana sore sambil berbincang dan menyaksikan panorama senja di Sungai Mahakam.
“Udah jadi kebiasaan kalau air sungai surut, ini jadi tempat rekreasi dadakan,” ungkap salah seorang pengunjung.
Fenomena karangan juga menyimpan potensi ekonomi yang belum tergarap. Hingga kini, belum ada pelaku UMKM lokal yang memanfaatkan ramainya kunjungan masyarakat dengan membuka lapak kuliner, jajanan, maupun produk ekonomi kreatif. Padahal, jika dikelola secara baik, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata musiman yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik wisata Mahakam Ulu.
Meski menawarkan keindahan alam dan menjadi lokasi rekreasi favorit warga, pengunjung tetap diimbau untuk berhati-hati. Permukaan bebatuan, serta kemungkinan perubahan debit dan arus Sungai Mahakam secara tiba-tiba dapat membahayakan, terutama bagi anak-anak.
Kewaspadaan dan pengawasan dari orang tua tetap diperlukan agar aktivitas di kawasan karangan berlangsung aman dan nyaman. (*ed/sb)
Disclaimer: Semua hak cipta atas isi berita dan foto di atas dilindungi undang-undang. Dilarang keras menyalin, memperbanyak, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita dan foto untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi Radar Mahulu.
Informasi yang disajikan dalam artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Radar Mahulu berupaya menyajikan data seakurat mungkin, namun kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau konsekuensi yang timbul akibat penggunaan informasi tersebut. Kami menyarankan pembaca untuk selalu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi yang bersifat krusial atau teknis.
Punya info menarik atau peristiwa di sekitar Anda? Hubungi tim redaksi kami melalui email ke: redaksi@radarmahulu.id atau kirim pesan melalui media sosial resmi Radar Mahulu. Ikuti terus informasi terkini seputar Mahakam Ulu hanya di Radar Mahulu.



Komentar