RADAR MAHULU — Kampung Long Pahangai II, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, menjadi pusat pelaksanaan Festival Hudoq Pekayang 2026.
Perhelatan adat tahunan yang berlangsung sejak Selasa, 20 Oktober 2026 tersebut mempertemukan masyarakat dari 13 kampung suku Dayak Bahau di wilayah hulu Sungai Mahakam dan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 22 Oktober 2026.
Pembukaan festival dilakukan secara resmi oleh Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, pada hari pertama pelaksanaan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Hudoq Pekayang merupakan jembatan harmoni antara manusia dan alam, sekaligus ruang untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya leluhur yang berdampingan dengan kelestarian lingkungan hidup.
Perhelatan berskala daerah yang masuk dalam ajang Karisma Event Nusantara ini menjadi wadah berkumpulnya warga dari 13 kampung se-Kecamatan Long Pahangai, meliputi Delang Kerohong, Long Pakaq, Long Lunuk, Long Isun, Naha Aruq, Datah Naha, Lirung Ubing, Long Pahangai I, Long Pahangai II, Long Tuyoq, Liu Mulang, Long Pakaq Baru, hingga Long Lunuk Baru.
Rangkaian acara dirancang dengan memadukan prosesi ritual adat, musyawarah antar-pemangku adat, pertunjukan seni tradisional, perlombaan olahraga rakyat, serta pameran produk unggulan warga.
Hingga Rabu, 21 Oktober 2026, pelaksanaan festival masih berlangsung semarak di Kampung Long Pahangai II.
Selain sebagai ritual penanda musim tanam padi ladang dan ajang mempererat tali silaturahmi antar-kampung, Festival Hudoq Pekayang 2026 menjadi sarana vital dalam pelestarian budaya serta penguatan identitas masyarakat Dayak Bahau di Kabupaten Mahakam Ulu.
Perjumpaan ribuan warga dan pengunjung ini sekaligus mendorong roda perekonomian masyarakat lokal di kawasan perbatasan Kalimantan Timur. (*ed/trh)
Disclaimer: Semua hak cipta atas isi berita dan foto di atas dilindungi undang-undang. Dilarang keras menyalin, memperbanyak, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita dan foto untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi Radar Mahulu.
Informasi yang disajikan dalam artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Radar Mahulu berupaya menyajikan data seakurat mungkin, namun kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau konsekuensi yang timbul akibat penggunaan informasi tersebut. Kami menyarankan pembaca untuk selalu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi yang bersifat krusial atau teknis.
Punya info menarik atau peristiwa di sekitar Anda? Hubungi tim redaksi kami melalui email ke: redaksi@radarmahulu.id atau kirim pesan melalui media sosial resmi Radar Mahulu. Ikuti terus informasi terkini seputar Mahakam Ulu hanya di Radar Mahulu.



Komentar