Ikuti akun Media Sosial kami
Sosial Budaya
Beranda / Sosial Budaya / Kampung Long Melaham Gelar Tradisi Adat Hudoq, Berlangsung Hingga Musim Menugal Selesai

Kampung Long Melaham Gelar Tradisi Adat Hudoq, Berlangsung Hingga Musim Menugal Selesai

Masyarakat kampung Long Melaham menampilkan tarian Hudoq dalam kegiatan Hudoq ke-30 di Kampung Long Melaham, Jumat (11/9/2026). Ritual adat Dayak ini dilaksanakan secara berkala dan akan terus berlangsung hingga seluruh warga selesai melakukan penugalan di ladang.
Masyarakat kampung Long Melaham menampilkan tarian Hudoq dalam kegiatan Hudoq ke-30 di Kampung Long Melaham, Jumat (11/9/2026). Ritual adat Dayak ini dilaksanakan secara berkala dan akan terus berlangsung hingga seluruh warga selesai melakukan penugalan di ladang. (Foto: Radar Mahulu/S. Bahalaan)

RADAR MAHULU – Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, kembali menggelar tradisi adat budaya Hudoq yang ke-30 pada hari ini, Jumat, 11 September 2026.

Tradisi turun-temurun masyarakat Dayak Kayan ini dilaksanakan secara berkala mengikuti siklus pertanian warga setempat.

Ketua Adat Kampung Long Melaham, Bonifasius, menjelaskan bahwa pelaksanaan Hudoq memang selalu berlangsung selama beberapa kali putaran hingga seluruh warga yang membuka ladang selesai melakukan penugalan.

“Hudoq ini akan berlangsung selama beberapa kali sampai semua masyarakat atau warga yang membuka ladang selesai menugal,” ujar Bonifasius.

Lebih lanjut, Bonifasius menerangkan bahwa tradisi ini dijalankan sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Sang Pencipta agar tanah pertanian menjadi subur, tanaman terlindung dari hama, dan hasil panen melimpah.

Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara Usai Hadiri Rapat Kerja Parlemen

Ia juga menambahkan bahwa rangkaian tradisi Hudoq berikutnya dijadwalkan akan kembali dilangsungkan pada tanggal 21 September 2026, yakni pelaksanaan Hudoq yang ke-40.

Tradisi Hudoq merupakan ritual sakral yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam pelaksanaannya, para penari mengenakan topeng kayu khas yang melambangkan roh leluhur atau dewa pelindung, lengkap dengan busana dari daun pisang .

Penyelenggaraan tradisi Hudoq di Kampung Long Melaham ini menjadi wujud konsistensi masyarakat dalam menjaga warisan budaya leluhur di tengah kehidupan modern.

Rangkaian tradisi ini melibatkan partisipasi aktif seluruh warga, khususnya para petani yang tengah bersiap menyambut musim tanam. (*ed/sb)

Disclaimer: Semua hak cipta atas isi berita dan foto di atas dilindungi undang-undang. Dilarang keras menyalin, memperbanyak, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi berita dan foto untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi Radar Mahulu.

Bikin KTP Dapat Saldo Awal Rp 50.000, Purbaya Ungkap Rencana Baru Pemerintah

Informasi yang disajikan dalam artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Radar Mahulu berupaya menyajikan data seakurat mungkin, namun kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau konsekuensi yang timbul akibat penggunaan informasi tersebut. Kami menyarankan pembaca untuk selalu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi yang bersifat krusial atau teknis.

Punya info menarik atau peristiwa di sekitar Anda? Hubungi tim redaksi kami melalui email ke: redaksi@radarmahulu.id atau kirim pesan melalui media sosial resmi Radar Mahulu. Ikuti terus informasi terkini seputar Mahakam Ulu hanya di Radar Mahulu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×